Baca juga: Angkot dan Ojol Nakal Ditindak di Jatinegara |
Terlepas dari perayaan Hari Angkutan Nasional yang mungkin belum banyak diketahui masyarakat, angkutan massal di Indonesia masih banyak yang perlu diperbaiki. Tak heran, pemerintah pun terus menggenjot infrastruktur untuk angkutan massal mulai dari MRT, LRT hingga perbaikan angkutan bus kota.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dulu, angkutan menggunakan tenaga hewan dan manusia meski saat ini memang masih ada angkutan seperti itu. Sekarang, teknologi semakin canggih, angkutan massal ada yang menggunakan penggerak mesin berbahan bakar gas. Bahkan di Jepang, sudah ada konsep bus bertenaga hidrogen yang digarap oleh perusahaan otomotif Jepang.
Perkembangan angkutan ini diharapkan meningkatkan sisi kenyamanan, keamanan, dan keselamatan bagi masyarakat. Perlu dipikirkan juga soal emisi gas buang dari angkutan karena polusi udara yang tercemar dari kendaraan bermotor berbahaya bagi masa depan lingkungan.
Baca juga: Macet Hari Ini, Dosa Pembangunan Masa Lalu? |
Angkutan massal di Indonesia juga diharapkan akan terus berkembang lebih baik lagi. Dengan begitu, masyarakat akan merasa puas menggunakan angkutan massal.
Selamat Hari Angkutan Nasional. Apa harapan Otolovers di Hari Angkutan Nasional? (rgr/lth)












































Komentar Terbanyak
Pajak Avanza di Indonesia Rp 5 Juta, Malaysia Rp 600 Ribu, Thailand Rp 150 Ribu
Mobil Listrik China Murah-murah, Kok Suzuki Pede Jual e Vitara Rp 755 Juta?
Asal Usul Mobil Porsche Pakai Pelat Dinas Kemhan, Ngakunya dari Orang Tua