Selasa, 27 Feb 2018 16:28 WIB

Bus Listrik Dinilai Sangat Efektif dan Efisien

Ruly Kurniawan - detikOto
Bus Listrik Dinilai Sangat Efektif dan Efisien Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Bus listrik besutan Kepala Staf Kepresidenan Jendral TNI (Purn) Moeldoko tidak hanya akan dijadikan kendaraan umum saja, ia berupaya agar dapat digunakan ke beberapa pihak. Diantaranya adalah kendaraan angkut di pemerintahan dan pelabuhan. Tujuannya jelas, agar mengurangi polusi udara yang menyelimuti ibu kota.

"Banyak (target bus listrik dari Mobil Anak Bangsa (MAB)). Seperti di pelabuhan udara, transJakarta, bus antar kota, kendaraan umum pengganti mobil-mobil tua yang asapnya hitam, berikutnya mungkin di kepolisian, TNI, hingga pemerintahan," kata Moeldoko kepada detikOto di Istana Presiden, Jakarta.

Karena, menurutnya, selain mampu mengurangi polusi yang disebabkan oleh kendaraan bermesin bus listrik tidaklah ribet. Asalkan, waktu pengisian daya dilakukan pada waktu tepat dan tidak lalai.

"Kan biasanya pas jemput karyawan pagi tuh, jam 4 pagi jemput jam 7 masuk. Nah berarti kan malam hari bisa di charger. Malam di charger dulu, nanti pagi jam 4 digunakan, sampai di kantor jam 7, setelah itu mobil nganggur kan? Charger lagi," ujar Moeldoko.

"Sangat efektif dan efisien. Ng-charger-nya juga tidak ribet," tambahnya.

Perlu diketahui, bus listrik yang memiliki 45 persen darah lokal dari MAB ini sudah dilakukan proses pematangan selama lebih dari dua tahun. Bus tersebut pun sudah sempat diuji langsung oleh Ketua Umum Ikatan Ahli Teknik Otomotif (IATO) Indonesia, Ing Gunadi Sindhuwinata dan layak beroperasi dijalanan umum.

Kini, bus itu sudah masuk prototype yang ke-2 dan siap untuk unjuk gigi di Gaikindo Indonesia International Commercial Vehicle Expo 2018 pada April nanti. (ruk/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com