Jumat, 23 Feb 2018 08:57 WIB

Truk yang Kelebihan Muatan Bakal Diusir dari Tol Tangerang-Merak

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Truk yang Kelebihan Muatan Bakal Diusir dari Tol Tangerang-Merak Foto: dok. detikcom Truk yang Kelebihan Muatan Bakal Diusir dari Tol Tangerang-Merak Foto: dok. detikcom
Jakarta - Tol Tangerang-Merak memiliki fasilitas untuk mencegah masuknya truk kelebihan muatan. PT Marga Mandalasakti sebagai operator Astra Infra Toll Road Tangerang-Merak (ASTRA Tol Tamer) menerapkan sistem Weigh in Motion (WIM) yakni semacam sistem pendeteksi truk yang kelebihan muatan.

Sunarto Sastrowiyoto, Direktur Teknik dan Operasi, menjelaskan, WIM pertama kali diterapkan di tol Tangerang-Merak. Ini adalah upaya operator tol untuk mengurangi truk yang kelebihan

"Kita terapin kalau kendaraannya overload kita suruh keluar di gerbang tol terdekat," kata Sunarto di acara Meet and Greet Journalist Astra Infra Toll Road Tangerang-Merak di Kantor Pusat Astra International di Sunter, Jakarta, Kamis (22/2/2018).

Setelah ditimbang, pengendara truk akan memperoleh struk khusus. Jika kendaraan overload mereka diminta untuk keluar dari tol melalui gerbang yang terdekat.

"Sebenarnya overload itu urusan kepolisian. Tapi akhirnya daripada kita cuma nebak kendaraan ini, akhirnya kita pasang timbangan," kata Sunarto.

"Sebelum mereka masuk di lantainya kita pasang WIM. Truk lewat, datanya langsung di petugas tol. Kalau overload harus keluar dari gerbang tol terdekat. Kalau nggak keluar juga nanti didenda jarak terjauh," sambungnya.

Sampai saat ini, kata Sunarto, penerapan WIM itu berjalan efektif. Kini, operator tol itu pun menambah unit WIM lagi. Dari yang sebelumnya hanya ada di gerbang tol Cilegon Barat, kini WIM juga ada di gerbang tol Serang Barat dan Cilegon Timur sehingga total WIM di tol itu sebanyak 3 unit. (rgr/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed