"Kira-kira harganya segitu, di atas Rp 2 miliar yang pasti," ujar Direktur Utama PT Transjakarta, Budi Kaliwon, kepada wartawan, di Kudus, Jawa Tengah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nggak beda jauh kok. Kurang lebih angka pastinya kurang tahu, itu paling beda cuma Rp 20-30 juta saja," katanya.
Baca juga: TransJakarta Tambah 300 Unit Bus Low Entry |
Sedikit informasi, 101 unit bus low entry yang bodinya terbuat dari aluminium itu dikerjakan oleh perusahaan karoseri Nusantara Gemilang yang pabriknya berlokasi di Kudus, Jawa Tengah.
Untuk saat ini bahan aluminium yang digunakan masih diimpor. "Kita dapatnya dari Swiss, tapi karena mereka punya authorized di Malaysia, maka kami ngambilnya ke Malaysia lebih dekat," lanjut Budi. (khi/rgr)











































Komentar Terbanyak
Penjelasan Polisi soal Alphard yang Terobos Zebra Cross di HI Nunggak Pajak
Wujud Mobil Keciduk Isi BBM Subsidi Berulang dalam Sehari, Pakai QR Code Beda-beda
Pernyataan BYD Soal Seal Terbakar di Cikampek