Anggota Patroli dan Pengawalan (Patwal) yang ditunjuk sebagai Pengawal Khusus (Walsus) pejabat atau menteri memang punya tanggung jawab untuk mengawal dengan baik dan benar.
Selain itu sebagai anggota Patroli dan Pengawalan (Patwal) yang ditunjuk menjadi Pengawal Khusus (Walsus) pejabat Indonesia, memang dituntut untuk mengawal dengan tepat waktu. Namun bukan berarti harus ugal-ugalan sembarangan memakan hak pengguna jalan lainnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebisa mungkin kata Widada, sebagai Walsus mencari cara agar tepat waktu namun tidak memperdulikan pengguna jalan atau masyarakat lainnya.
"Biarpun permintaan limit waktu, ya biarpun limit waktu kan bukan berarti kita harus grasak grusuk, pintar-pintar kita saja, supaya ngak kena teguran juga," ujarnya kepada detikOto, di Jakarta, beberapa waktu lalu.
Karena lanjut Widada mengatakan, jika mengawal dan dikejar waktu lalu seenaknya mengatur jalan dan seakan-akan menguasai jalan, tanpa peduli dengan pengguna jalan lain, akan membuat jelek nama Patwal dan pejabata yang dikawal itu sendiri.
"Intinya jangan sampai masyarakat komplain. Apa lagi sekarang media kan cepet itu pak (menyebarkan berita). Ya itu pintar-pintar kita supaya nggak kena teguran atau komplain," tambahnya.
Sisi Lain Patwal Foto: Andhika Akbarayansyah |












































Sisi Lain Patwal Foto: Andhika Akbarayansyah
Komentar Terbanyak
Di RI Banyak Merek Motor Listrik, Kenapa Harus Emmo Rp 50 Jutaan buat MBG?
Bengkel Belum Ada, Kok BGN Nekat Beli 25 Ribu Unit Motor MBG?
Diborong Proyek MBG, Desain Motor Listrik Emmo Baru Didaftarkan Akhir Tahun Lalu