Jumat, 12 Jan 2018 09:51 WIB

Ingat! Bunyikan Klakson dengan Bijak

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Foto: Danu Damarjati/detikcom Foto: Danu Damarjati/detikcom
Jakarta - Setiap kendaraan dilengkapi dengan klakson. Biasanya kendaraan bermotor yang keluar dari pabrikan sudah memenuhi syarat tentang klakson.

Suara klakson pun sudah diatur dalam Peraturan Pemerintah No. 55 Tahun 2012 tentang Kendaraan. Tertulis dalam Pasal 39 peraturan tersebut bahwa, "Klakson harus mengeluarkan bunyi dan dapat digunakan tanpa mengganggu konsentrasi pengemudi."


Nah, akun Instagram resmi Kementerian Perhubungan mencoba mengingatkan kepada pengendara untuk tidak membunyikan klakson secara berlebihan. Kalau berlebihan malah bisa memecah konsentrasi pengendara lain.

"Penggunaan klakson yang berlebihan justru akan mengganggu pengendara lain. Bahkan, bisa membahayakan apabila dibunyikan serampangan. Perangkat elektromekanik yang melekat pada tiap kendaraan itu sudah selayaknya difungsikan secara bijak, sebagai piranti pengingat kewaspadaan sekaligus alat komunikasi antar pengendara," tulis akun Instagram itu dalam keterangan fotonya.


Peraturan Pemerintah No. 55 Tahun 2012 tentang Kendaraan juga mengatur tentang kebisingan klakson. Ada batas kebisingan tertentu yang boleh dihasilkan oleh klakson kendaraan.

"Suara klakson paling rendah 83 (delapan puluh tiga) desibel (A) dan paling tinggi 118 desibel (A)," bunyi peraturan Peraturan Pemerintah No. 55 Tahun 2012 Pasal 69.

"Mari gunakan klakson sesuai kebutuhan, demi menciptakan jalan raya yang ramah bagi semua penggunanya," ajak akun Instagram @kemenhub151.


(rgr/dry)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed