PT Astra Daihatsu Motor (ADM) sebagai Agen Pemegang Merek (APM) mobil Daihatsu di Indonesia, akhirnya angkat suara terkait hal tersebut dan akui bahwa memang ada terjadi kesalahan pada proses handling (produksi) pada bagian tersebut.
Executive Coordinator Technical Service Division ADM, Anjar Rosjadi, mengungkapkan saat melakukan penelitian rupanya kejadian aneh ini terjadi pada mobil Sigra yang baru, yang menginjak 10,000 km ke bawah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Karena apabila sudah terkena initial crack sebenarnya tidak menunggu lama. Jadi memang dia prosesnya cepat. Apalagi mobil sering digunakan, 10.000 km itu kasus terlama (paling jauh)," paparnya.
Dikesempatan yang sama pula, Anjar Rosjadi mengatakan tak perlu khawatir bagi para pemilik dan pengguna mobil LCGC tersebut. Karena pihaknya akan selalu memberikan pelayanan maksimal. Terlebih dengan mobil yang sudah menempuh lebih dari 10,000 km.
"Jadi, apabila Sigra yang sudah lewat dari itu (10.000 km nya), dipastikan aman (dari kasus kaca pecah sendiri)," tutup Anjar. (lth/lth)











































Komentar Terbanyak
Prabowo Klaim Upah Ojol Naik 3 Kali Lipat, Begini Reaksi Asosiasi
Wanti-wanti Prabowo Buat Pengguna Motor Bensin: Rasain Sendiri
Pertalite Mau Dibatasi, Kategori Ini Bakal Nggak Bisa Beli Lagi