Berita Otomotif Terbaru Dalam Dan Luar Negeri
Rabu 29 November 2017, 09:43 WIB

Pelumas Bagus Belum Tentu Bahan Bakunya Bagus

Khairul Imam Ghozali - detikOto
Pelumas Bagus Belum Tentu Bahan Bakunya Bagus Pelumas Pertamina (Foto: Rangga Rahadiansyah)
Jakarta - Pelumas atau oli merupakan komponen penting untuk kendaraan. Untuk itu, Otolovers harus berhati-hati dalam memilih pelumas. Secara fisik atau kandungan kimia bisa sama, namun jika bahan bakunya berbeda maka kinerjanya tetap akan berbeda.

Seperti yang disampaikan Lubricant Product Development Pertamina Lubricants, Mia Krishna A. Bisa saja pelumas dibuat dengan bahan baku yang kualitas rendah, namun hasil produknya memiliki spesifikasi fisika kimia yang tinggi.



"Pada akhirnya, setelah digunakan baru terasa perbedaan antara pelumas yang dibuat dengan bahan baku kualitas tinggi versus yang rendah," ujarnya kepada wartawan, di Jakarta.

Salah satu contohnya adalah soal viscosity index (VI). Selama ini konsumen umumnya hanya mengetahui bahwa pelumas dengan spesifikasi VI tinggi identik dengan pelumas sintetik. Padahal bisa saja pelumas dengan VI tinggi itu dibuat dari base oil mineral namun ditingkatkan dengan aditif VI improver yang banyak.



"Di jangka pendek, pelumas ini memang terasa enak digunakan, namun setelah beberapa waktu si aditif akan rusak dan menimbulkan potensi masalah akibat pengenceran, deposit, penguapan, dan lain-lain," tutur Mia.

Lanjut Mia menjelaskan, kunci utama membuat pelumas dengan kualitas tinggi dimulai dengan bahan baku yang berkualitas tinggi juga.



"Kunci kedua adalah meramunya sehingga keseluruhan komponen bahan baku berada dalam keseimbangan sehingga bersinergi. Inilah modal dan fokus kami dalam mengembangkan produk, bukan mengakali bahan baku yang jelek supaya spesifikasi produknya kelihatan bagus," tambahnya. (khi/rgr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed
FJB Otomotif +