Berita Otomotif Terbaru Dalam Dan Luar Negeri
Jumat 10 November 2017, 09:14 WIB

#Nodrivingunder17

Kids Zaman Now Ini Ngambek Berat Tidak Terima Ditegur Pak Polisi

Dadan Kuswaraharja - detikOto
Kids Zaman Now Ini Ngambek Berat Tidak Terima Ditegur Pak Polisi Foto: Instagram/brimob_id
Jakarta - Berkendara butuh usia yang matang, minimal 17 tahun. Namun sayangnya di Indonesia masih banyak orang tua yang mengizinkan anaknya naik motor sebelum waktunya.

Malah beberapa di antaranya malah suka ada yang tidak terima ditegur pak polisi. Seperti yang terlihat di akun Instagram Brimob_id. Pelajar itu terlihat begitu marah sampai menendang helmnya dan mengeluarkan kata kasar kepada para polisi. Entah bagaimana awal mulanya, tiba-tiba si pelajar ngambek berat dan sampai menyerang pak polisi yang merekam.

Polisi pun sempat mencabut kunci motor si pelajar.

"Aduh mulut nya kok ngomong nya kasar betul dek...
.
untuk pengendara di bawah umur tolong di simak, terutama orang tua di rumah agar tidak memberikan izin putra-putri nya membawa kendaraan jika masih dibawah umur.
.
karna sudah tertera dalam Pasal 281 bagi setiap pengemudi kendaraan bermotor yang tidak memiliki SIM dimaksud dalam pasal 77 ayat 1 dipidana kurungan paling lama 4 bulan atau denda.
.
Nah... utk adik ini masih berusia dibawah 17 tahun dan tdk memiliki SIM jdi kalo Ditegur Pak Polisi terima ya!! Gaperlu marah begitu, Adik kan juga Pelajar pasti diajarin sopan santun di sekolah ataupun di rumah.." begitu tulisan akun brimob_id.

Dari video itu terdengar ada beberapa orang yang mencoba menenangkan si pelajar perempuan.

Postingan ini sudah dilihat oleh 66.000 orang lebih. Mereka rata-rata menyayangkannya.

"Msh sekolah saja sudah tdk patuh hukum, bagaimana sekira nya ybs itu, kelak jd pembesar negara ini, ngak tau lah kita, apa yg ianya perbuat," komentar seorang warganet.

Namun ada juga yang menilai polisi mempermainkan emosi si pelajar dengan melihat isi video.

"Dibalik kemungkinan benar kesalahannya pada si anak yang tidak mengikuti aturan dan kurang sopan. Namun video ini juga memperlihatkan Polisi juga jelas mempermainkan emosi si anak," komentar warganet lainnya.

(ddn/ddn)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed