"Dengan truk heavy-duty Mercedes-Benz Axor yang dirakit secara lokal, kami berharap kekuatan merek kami untuk meyakinkan para konsumen yang baru mengenai truk Mercedes-Benz di pasar Indonesia yang terus bertumbuh," papar CEO Daimler Commercial Vehicle Indonesia, Markus Villinger kepada wartawan di Wanaherang, Bogor, hari Selasa (29/05/2017).
Dirinya menambahkan, perakitan dalam negeri pada heavy-duty seri Axor 2528C ini dikarenakan karena demand yang cukup tinggi dan mobil tersebut dinilai cocok dengan medan Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Selain itu, standar Axor di global tidak terlalu berbeda dengan apa yang dibutuhkan oleh Indonesia, medan Indonesia," tambahnya.
Pada lahan seluas 42 hektar ini, lokalisasi Axor meliputi pencetakan identitas pada sasis, pemasangan gearbox kemudi, pemasangan katup termasuk katup ABS, instalisasi radiator, mesin, knalpot, roda, hingga grill. (lth/ddn)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
Impor Pickup India Disebut Lebih Murah, Segini Harganya
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih