Bengkel sepeda motor bernama DS Motor merupakan unit bisnis baru SMK Dr. Soetomo. Sebelumnya, SMK Dr. Soetomo telah sukses mengelola bengkel mobil dan lokasi sekretariat Komunitas Mercedez Benz Cilacap. Penggemar mobil klasik pun menjadi pelanggan setianya. Di bengkel itu, mobil-mobil klasik bisa dimodifikasi sesuai keinginan pemiliknya.
DS Motor sendiri resmi diluncurkan pada Minggu (20/8/2017). Lokasinya yang strategis membuat DS Motor berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik servis sepeda motor di wilayah Cilacap.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: Pertamina Lubricants |
Sebagai produsen pelumas karya anak bangsa, PT Pertamina Lubricants juga terus berkomitmen untuk membangun tenaga muda produktif Indonesia sekaligus membangun semangat usaha dalam dunia perbengkelan.
"Kami menjalin kerja sama dengan SMK/Vokasi, baik dalam aspek sosial melalui pendidikan otomotif, branding, dan aspek ekonomi untuk memajukan bisnis bengkel sekolah," tutur tim Manajemen Pertamina Lubricants Unit Cilacap.
"Dengan kerjasama ini kami berharap masyarakat pada umumnya dan khususnya para pendidik dan siswa makin dekat dengan produk pelumas kebanggaan nasional, pelumas Pertamina, selain itu juga kami harapkan ini akan menjadi inspirasi siswa-siswi bila mereka kedepannya ingin berwirausaha bengkel," sambungnya.
Foto: Pertamina Lubricants |
"Melalui kerja sama dengan Pertamina Lubricants semoga kita dapat mengembangkan sayap di bengkel sepeda motor dan khususnya di bidang pelumas. Semoga kerjasama terus berlanjut untuk kemajuan sekolah dan bagi perusahaan," sambung Kepala Sekolah SMK Dr. Soetomo Eko Widodo.
Pertamina Lubricants akan terus mendukung pengembangan untuk kemajuan bisnis DS Motor. DS Motor pun semakin mantap melangkahkan sayapnya untuk melayani jasa servis kendaraan roda dua. (ddn/ddn)












































Foto: Pertamina Lubricants
Foto: Pertamina Lubricants
Komentar Terbanyak
Pajak Avanza di Indonesia Rp 5 Juta, Malaysia Rp 600 Ribu, Thailand Rp 150 Ribu
Mobil Listrik China Murah-murah, Kok Suzuki Pede Jual e Vitara Rp 755 Juta?
Bikin Harga Tambah Mahal, Mobil di Bawah Rp 1 Miliar Diusulkan Tak Kena PPnBM