"Salahnya motor ini adalah orang tua si anak itu memberikan kontribusi terhadap kejadian itu. Bagaimana orang tua itu saat terjadi kecelakaan itu tidak melihat, tidak memperhatikan, tidak menempatkan anak kecil tadi di tempat yang aman dan mudah diawasi. Ini orang tuanya tersebut tidak fokus ke anak. Di sini ada kelalaian juga," kata Instruktur dan Founder Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) Jusri Pulubuhu saat berbincang dengan detikOto, Senin (3/7/2017).
Harusnya, kata Jusri, ketika berhenti untuk mengisi bahan bakar, ada pembagian tugas antara ayah dan ibu anak tersebut. Ibu dari anak itu harusnye memperhatikan dan menjaga si anak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT










































