Berita Otomotif Terbaru Dalam Dan Luar Negeri
Jumat 26 Juni 2015, 07:16 WIB

Pebalap KYT Moncer di Balapan Motorcross Dunia

Aditya Maulana - detikOto
Pebalap KYT Moncer di Balapan Motorcross Dunia
Jakarta - Di MotoGP, Andrea Iannone berhasil merebut posisi ketiga klasemen sementara. Sedang di arena MOTO2, Xavier Simon bertengger di posisi kelima. Tak hanya di balap aspal, di balap dunia garuk tanah alias MXGP, Romain Febvre, pembalap Perancis yang menggunakan helm KYT Strike Eagle ini menduduki posisi puncak klasemen.

Untuk mencapai puncak klasemen bukanlah perkara mudah. Terlebih tahun ini adalah tahun pertama Romain Febvre terjun di kelas paling bergengsi di ajang motocross dunia. Selain harus adaptasi dengan motor dan sirkuit, pembalap berusia 23 tahun ini harus melawan dominasi Antonio Cairoli dan Max Nagl yang sudah menjadi langganan juara dunia.

Tapi, sepak terjang Febvre mulai diperhitungkan sejak seri 2 di Thailand lalu (8/3). Febvre yang mulai menggunakan helm KYT Strike Eagle di seri ini, mampu menyabet podium ketiga di race pertama.

Setelah itu, podium demi podium mulai dikoleksi. Seperti seri 4 di Trentino Italia (19/4), seri 6 di Spanyol (10/5) dan puncaknya mencetak third win a row alias menjadi juara pertama di 3 seri berurutan. Yaitu seri 8 hingga 10 di Perancis (31/5), Italia (14/6) dan Jerman (21/6).

Pembalap Rookie ini hampir saja tak percaya dengan prestasi yang dicetaknya. Ini adalah prestasi terbaik yang pernah ditorehkan dalam sejarah kehidupan balapnya. Supremasi ini dimulai di MXGP Perancis.

“Sangat menakjubkan menjadi juara di GP Perancis. Dan rasanya sulit dipercaya. Saya sangat menikmati moment kemenangan ini. Moment ini jauh lebih berharga dibanding ketika juara di kelas MX2 tahun lalu. Terlebih menang di negara sendiri di depan para pendukungku,” tegas Febvre.

Prestasi ini makin dipertajam dengan menjadi juara GP Italia di seri 9 yang menempatkannya posisi tiga klasemen sementara. Terlebih saat balapan di seri ini, rem depan motornya blong.

“Saya start kurang mulus di race dua, dan terjatuh. Setelah itu, rem depan tidak berfungsi. Padahal, lintasan banyak dihiasi turunan. Saya tetap paksa untuk bisa juara. It was definitely nice,” tegas Febvre setelah menjuarai seri Italia.

Puncaknya di seri 10 GP Jerman. Berhasil menyabet juara seri dan merebut pimpinan klasmen dari Max Nagl dengan poin terpaut 9 poin. Keberhasilan ini, membuat Nagl harus menyerahan Pelat Merah pertanda beralihnya pimpinan klasemen pada sang Rookie.

Meski begitu, Febvre tidak jumawa. “Masih ada 8 seri lagi yang harus dilalui. Saya akan berusaha terus konsisten unutk merebut poin,” tegas pembesut Yamaha YZ450FM ini.

(ady/ady)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed