Saat Pasar Lesu, Tata Motors Justru Tawarkan Truk Anyar

Saat Pasar Lesu, Tata Motors Justru Tawarkan Truk Anyar

- detikOto
Kamis, 07 Mei 2015 15:46 WIB
Saat Pasar Lesu, Tata Motors Justru Tawarkan Truk Anyar
Tata Prima 4028 berkapasitas angkut 40 ton.
Jakarta - Di tengah pasar otomotif yang masih muram, Tata Motors Distribusi Indonesia (TMDI) justru menawarkan tiga varian baru. Kondisi pasar yang ada justru dinilai sebagai kesempatan menawarkan produk tersebut.

"Kami menawarkan varian truk baru, karena melihat saat ini merupakan peluang yang bagus. Bisnis harus jalan terus, dan pebisnis terus membutuhkan kendaraan operasional yang tangguh, hemat, dan berharga bersaing. Kami mempunyai semuanya," papar Presiden Direktur TMDI, Biswadev Sengupta di Jakarta, Kamis (7/5/2015).

Ketiga varian truk yang ditawarkan oleh TMDI adalah, Prima 4028 dan Prima 4023, keduanya berkapasitas angkut 40 ton.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dua truk tersebut juga mengusung mesin yang sama yakni diesel 6.700 ccn namun dengan tenaga yang berbeda yakni 280 hp dan 230 hp.

Varian ketiga adalah, truk engkel berkapasitas 10 ton Tata LPT 913 yang bermesin diesel 5.500 cc dan bertenaga 130 hp.

"Semua varian memiliki keunggulan daya angkut yang lebih besar di kelasnya, biaya perawatan yang lebih rendah serta harga yang lebih murah dibanding truk merek lain sekelasnya," ucap Biswadev.

Biaya perawatan per tahun truk-truk asal India itu, lanjut Biswadev, lebih murah 15 - 20 persen dibanding biaya perawatan truk sejenis merek lain. Sementara banderolnya lebih murah 15 persen.

"Dengan keunggulan seperti itu, kami yakin, truk kami bakal menjadi pilihan. Sebab, karakter seperti itu bisa menjadi solusi bisnis di saat kondisi sulit seperti sekarang. Apalagi daya tahan atau kebandelan dari truk kami jauh di atas rata-rata," ujarnya.

Berkiatan dengan hal itu, hari ini Biswadev mempresentasikan produk-produk Tata Motors termasuk tiga varian truk tersebut di hadapan peserta International Conference and Exhibition on Palm Oil (ICEPO) 2015 di Jakarta.

"Kami serius menanggapi kebutuhan pelaku industri di Indonesia. Dan salah satu bukti dari komitmen itu adalah memperkenalkan portofolio produk yang diyakini dapat menjadi solusi terbaik bagi industri CPO di Indonesia," imbuh Biswadev.

(arf/ddn)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads