Laboratorium bernama 'Shell Trackside Laboratory' dibangun di samping paddock F1 Ferrari di sirkuit Sepang. Hanya ada tiga orang yang bekerja di laboratorium yang berukuran tak terlalu besar ini.
"Di dalam laboratorium ada dua orang yang bekerja, sedangkan satu orang lagi bekerja mengumpulkan sampel," kata Shell Technology Manager for Ferrari Guy Lovett di Sirkuit Sepang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Peraturan F1 soal bahan bakar sangat ketat karena itu kita terus melakukan pemantauan," tutur Guy.
Dia menyebut panitia lomba bisa melakukan pengambilan sampel secara acak untuk mengetes bahan bakar yang digunakan mobil F1. Pengambilan sampel ini bisa dilakukan kapan saja baik setelah lomba atau sebelum lomba.
Laboratorium ini beroperasi mulai Rabu hingga Minggu di setiap sesi balapan mingguan. Hari pertama dilakukan penyiapan dan memastikan keakuratan semua peralatan yang digunakan untuk mengecek bahan bakar dan pelumas. Hari berikutnya dimanfaatkan untuk menentukan terpenuhinya spesifikasi bahan bakar dan pelumas walaupun pada hari itu kendaraan balap tidak turun ke lintasan.
(nal/arf)
