"Sebenarnya sudah kita masukan tapi belum cair sampai sekarang,” ujar Hafidz salah perserta tim Prototype UNJ disela-sela Flag Off SEMA 2015, Manila, Filipina, Kamis (27/2/2015).
Hafidz mengaku iri melihat Tim Horas dari Universitas Sumatera Utara yang disuport oleh gubernurnya. Pasalnya dalam ikut kompetisi ini memerlukan banyak dana mulai dari akomadisi hingga biaya pengiriman.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berbekal tropi kemenangan tingkat nasional si Jampang dan Si Pitung yakin dapat mengalahkan tim lainya. Kedua nama tokoh pahlawan asal Betawi itu memiliki filosofi tersendiri.
“Selama ini kita selalu dijajah teknologi nah kedepan kita ingin menujukan kalau mobil si jampang dan si pitung bisa menumbangkan lawan-lawanya sehingga Negara kita tidak terjajah oleh teknologinya,” kata Hafidz.
Haifdz mengaku optimis dalam event kali ini dapat menyabet tropy . Pasalnya UNJ sendiri merupakan satu-satunya tim yang pertama kali lolos teknikal inspeksi dari 18 negara lainnya.
“kita optimis menang, terlebih driver kita memiliki skill terbaik,” tutupnya.
(edo/ady)












































Komentar Terbanyak
Prabowo Mau Buka Pabrik Mobil di RI: Kenapa Kita Jadi Pasar Mobil Orang Lain?
Pujian Media Asing Buat Veda Ega Pratama usai Cetak Sejarah di Moto3
Prabowo Sebut Semua Mobil-motor Bakal Pakai Listrik, Orang Kaya Isi Bensin