Hal ini disampaikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Indonesia Outlook 2015 dengan tema 'Jalan Perubahan untuk Indonesia yang Berdaulat, Mandiri & Berkepribadian', di Hotel Borobudur, Jalan Lapangan Banteng Selatan No. 59 Jakarta, Kamis (15/1/2015)
"Harga minyak turun sehingga kemarin dari Rp 8.500 turun menjadi Rp 7.600. Sebentar lagi juga akan kita umumkan, akan turun lagi, kurang lebih, hitungan kita, mungkin bisa turun Rp 6.400-6.500/liter," kata Jokowi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada kesempatan itu, Jokowi juga bercerita soal keputusannya yang sempat menaikkan harga BBM premium dan solar pada 18 November 2014 lalu sebesar Rp 2.000/liter. Ia mengaku tak takut popularitasnya turun pada waktu itu.
"Meskipun kanan kiri menyampaikan jengan sekarang, popularitas nanti akan anjlok. Saya bekerja bukan untuk popularitas tapi ternyata juga nggak ada demo. Pikiran saya sebutlah dema demo dema demo. Sehari setelah pelantikan saya ke bawah, nggak ada apa-apa juga," katanya.
(mkl/ddn)











































Komentar Terbanyak
Viral Sopir Alphard Tak Terima Ditegur Satpam usai Terobos Lampu Merah
Pemprov 'Kehilangan' Rp 2 Triliun, Pajak Mobil Listrik Rp 0 Perlu Ditinjau
Penjelasan Polisi soal Alphard yang Terobos Zebra Cross di HI Nunggak Pajak