Menurut Wakasatlantas Polrestabes Semarang AKP Indra Waspada, dalam operasi zebra yang dilakukan di Semarang konsepnya tetap sama seperti yang dilakukan di kota-kota lain, yakni dapat membantu mengurangi angka kecelakaan lalu lintas.
"Selama 2 minggu berjalan tercatat 10.000 pelanggaran yang hampir rata-rata adalah pengguna sepeda motor. Ini tidak bisa dipungkiri karena memang hampir rata-rata pertumbuhan kendaraan di jalan adalah pengguna sepeda motor," tutur Indra dalam acara Press Conference HRC di Semarang, Jawa Tengah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Berdasarkan hasil Operasi Zebra tahun lalu dan tahun ini pelanggaran memang meningkat tapi dari segi kecelakaan menurun," katanya.
Dalam operasi zebra ini juga kepolisian Semarang berkonsentrasi kepada jenis pelanggaran kasat mata seperti pengendara tidak menggunakan helm, lawan arus, tidak menggunakan safety belt dan lain sebagainya.
"Mereka kita tindak tegas karena itu merupakan salah satu penyebab terjadinya kecelakaan. Mulai sekarang kita harus selalu sadar akan pentingnya keselamatan berkendara di jalan raya," pungkasnya.
(ady/ddn)












































Komentar Terbanyak
Ribuan Pikap India buat Kopdes Merah Putih Telanjur Masuk Indonesia
Australia 'Lumpuh', Hampir 500 SPBU Kehabisan BBM!
Mobil Pribadi Isi Pertalite Dibatasi, per Hari Maksimal Rp 500 Ribu