Permintaan mobil Toyota berbahan bakar hidrogen, Toyota Mirai, membludak dan melebihi perkiraan Toyota. Walhasil, pabrikan asal Jepang itu menggandakan produksi mobil tersebut.
Seperti dilansir Auto Guide, Kamis (11/12/2014), Toyota menggelontorkan investasi US$ 165 juta atau sekitar Rp 2,03 triliun untuk menggandakan poroduksi Mirai menjadi tiga kali lipat.
βIni (pelipatgandaan produksi) akibat dari tingginya permintaan baik dari (konsumen) sektor korporat maupun dari individu,β bunyi pernyataan sumber di Toyota.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, Toyota mematok angka produksi 700 unit per tahun, dan 400 unit diantaranya dijual di Jepang mulai akhir 2015. Namun ternyata pemesanan telah melebihi dari target produksi.
Bahkan, Toyota berharap bisa mengirim mobil pesanan ke Eropa dan Amerika mulai musim panas 2015 sebanyak 3.000 unit hingga akhir 2017. Namun permintaan dari Eropa itu lebih sedikit dibanding dari Amerika, yakni sekitar 50 β 100 unit untuk pengiriman 2016.
(arf/arf)












































Komentar Terbanyak
SIM Digital Meluncur, Apa Keunggulannya?
Hitung-hitungan Penghasilan Ojol Usai Tarif Aplikasi Dipangkas
Honda 'Brio Listrik' Resmi Meluncur, Segini Harganya