Seperti dilansir laman Worldcarfans, Jumat (14/11/2014), pernyataan Chevrolet Korea menyebut hingga saat ini penjualan Corvette Stingray menghadapi kendala. "Stingray dianggap terlalu berisik. Sebab, model ini menunggangi mesin LT1 V8 berkapasitas 6.2 liter yang menghasilkan suara keras," bunyi pernyataan itu.
Bahkan CEO Chevrolet Korea, Sergio Rocha mengatakan, penjualan model itu di Negeri Ginseng sedang ditunda tanpa batas waktu yang ditentukan. Menurutnya, kebijakan itu ditempuh sebagai cara terbaik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara, penjualan Stingray di Korea selama ini hanya 12 unit saban tahunnya. Jadi, Chevrolet berpikir buat apa harus repot.
(rgr/arf)












































Komentar Terbanyak
Viral Istri Ketinggalan di Rest Area saat Mudik, Diantar Polisi Naik Moge
Asosiasi Ungkap Biang Kerok 'Krisis Ojol' di Jakarta: Biaya Aplikasi Dipotong Gede!
Provinsi Ini Bolehkan ASN Mudik Pakai Mobil Dinas, Asalkan Bukan buat Pamer