Senior Manager Consumer Insight of Automotive Industries Yohannes Beny Wuryanto, mengatakan mobil murah yang masuk dalam program LCGC (low cost and green car) penjualannya tidak besar di Jakarta, yang besar ada di luar Jakarta.
"Kenapa demikian? Karena orang Jakarta itu gengsinya besar. Mereka lebih memilih naik mobil mewah, kalau naik mobil seharga Rp 300 juta baru derajatnya naik, coba kalau pakai mobil murah," kata pria yang akrab disapa Beny di sela-sela acara Unleashing the Automotive Demand di Jakarta, Rabu (16/4/2014).
Ditambahkan Benny, di luar Jakarta mungkin banyak pengguna mobil murah dan sepeda motor. Karakter masyarakat di Indonesia juga memang sangat beragam sehingga memiliki selera berbeda-beda.
Ditambah lagi, di Jakarta status sosial sangatlah berpengaruh. Hal itu juga karena meningkatnya pendapatan karena banyak masyarakat yang masuk ke kelas menengah dan secara finansial sudah sanggu untuk membeli mobil.
"Seiring meningkatnya tingkat pendapatan, mereka juga ingin memperlihatkan peningkatan status sosialnya," tutupnya.
(syu/ddn)











































Komentar Terbanyak
Viral Sopir Alphard Tak Terima Ditegur Satpam usai Terobos Lampu Merah
Pemprov 'Kehilangan' Rp 2 Triliun, Pajak Mobil Listrik Rp 0 Perlu Ditinjau
Beredar Info Razia Pajak Kendaraan di Tol, Ini Fakta di Baliknya