Seperti yang diungkapkan oleh Presiden Komisaris PT Indomobil Subronto Laras di sela-sela peresmian Diler VW Kemayoran, Jumat (6/12/2013).
"Kalau menurut saya pembatasan kendaraan itu cara yang salah," tegasnya kepada detikOto.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pajak yang disumbangkan oleh kendaraan itu sangat besar. Tapi mana, digunakan untuk memperluas jalan tidak?," tanya Subronto sambil tertawa.
Seharusnya, infrastruktur jalan dari hasil pajak kendaraan digunakan untuk memperlebar jalan atau menambah jalan seperti yang di lakukan di Thailand. Kalau sudah seperti itu, tidak ada lagi yang namanya macet parah.
Subronto juga memiliki saran lain, menurutnya bisa juga menggunakan aturan yang standar di seluruh dunia, seperti di Jepang setiap 3 tahun mobil akan diperksa, kalau memang ada kerusakan yang fatal harus dibuang dan diganti baru.
"Tapi saya yakin kalau menerapkan seperti itu banyak yang tidak bisa atau tidak suka, sekarang ini tinggal Departemen Perhubungan yang punya wahana untuk pengecekan, bener tidak bisa dicek?," katanya.
(ady/syu)












































Komentar Terbanyak
Wacana KDM Hapus Pajak Kendaraan-Diganti Jalan Berbayar: Biar Adil
Jawaban Pindad soal Prabowo Minta Desain Mobil Khusus Presiden Sapa Rakyat
Isi Garasi Anggota DPRD yang Merokok sambil Ngegame saat Rapat