Ingat Jangan Salah Sebut, Bukan Oli Rem Tapi Cairan Rem

Ingat Jangan Salah Sebut, Bukan Oli Rem Tapi Cairan Rem

- detikOto
Kamis, 05 Des 2013 18:11 WIB
Ingat Jangan Salah Sebut, Bukan Oli Rem Tapi Cairan Rem
Tangerang - Banyak dari masyarakat Indonesia lebih mengenal kata oli rem. Namun percaya tidak percaya, rupanya hal itu salah kaprah. Karena kata oli dan cairan jelas memiliki arti yang berbeda.

"Banyak orang Indonesia yang salah mengartikan, di mana selama ini cairan rem sering disebut dengan oli rem. Dan itu sangat salah," ucap Operational Director PT Autochem Industry agen tunggal dari Prestone, Autilite, Master, Fram, dan Redex, Henry Sada, di Jatake Tangerang, Kamis (5/11/2013).

Penjelasan gamblang pun langsung dijelaskan QC- R&D manager PT Autocherm (agen tunggal Prestone), Inge Harsono/

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Cairan rem dan air itu bisa tercampur. Karena untuk cairan rem sebenarnya itu menggunakan brake water (berbahan dasar air), bukan brake oil (berbahan dasar oli). Dan memiliki sifat yang bisa menyerap air. Jadi tidak mungkin ini disebut dengan oli rem (minyak rem)," ujar Inge.

Inge pun menambahkan masuknya air yang bisa membuat kadar air lebih banyak dari pada cairan rem, bisa membayakan pengendara saat berkendara.

"Ini yang bisa menyebabkan rem kendaraan menjadi blong, saat air lebih banyak dibandingkan dengan cairan (minyak) rem, membuat daya cangkram semakin melemah. Karena terlalu banyak cairan membuat air terus menguap tablorantara kampas rem dan cakram. Karena kadar air dalam sisten rem itu maksimal 0,2 persen sisanya cairan rem," tambahnya.

(/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads