Sebut saja mobil terbang seperti Terrafugia Transitions, dan PAL-V. Dan kini Stefan Klein seorang desainer Republik Slovakia, telah terbang dengan prototipe mobil terbangnya. Mobil ini sudah ia kembangkan selama 20 tahun terakhir.

Prototipe mobil terbang karya Klein ini disebut Aeromobil Versi 2.5. Demikian dilansir Gizmag, Selasa (22/10/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Soalnya desain yang disajikan begitu berbeda dengan tampilan mobil yang ada saat ini, seperti dengan menyelipkan sayap, sirip ekor yang ramping pada bagian belakang tubuh, namun jika ingin terbang sayap dan sirip akan memanjang kebagian samping.
Ruang pengemudi alias kokpit yang ramping juga ikut diselipkan yang semuanya menggunakan material super ringan. Alhasil mobil terbang ini hanya memiliki berat kosong mencapai 450 kg (tanpa bahan bakar dan penumpang).
Bicara soal mesin, mobil terbang menggunakan mesin Rotax 912 berpendingin air yang mampu menyemburkan tenaga hingga 100 tenaga kuda dan bisa menggerakan baling-baling.

Lalu bagaimana cara kerjanya? Ketika Automobil menjadi mobil, sayap akan terlipat di sepanjang badan pesawat dan mesin akan berfungsi untuk menggerakkan roda depan. Sementara untuk roda belakang kecil akan mendukung bagian ekor agar tidak terseret saat di tanah. Saat mengudara dia mampu dengan kecepatan maksimal 200 km per jam dengan jarak terjauh 700 km.
Nah mau tahu bagaimana aksinya, yuk kita simak video berdurasi 1 menit 43 detik berikut ini.
(lth/ddn)












































Komentar Terbanyak
Penjelasan Pertamina soal Harga Pertamax Tiba-tiba Naik 10 Juni
Cerita Prabowo Naik Maung: Atap Bocor, Bunyi Gledak-gledak
Jangan Kaget Lihat Harga Pertamax, Sekarang Tembus Rp 16.250/liter