"Ini meningkatkan aktualisasi penanganan lalu-lintas agar lebih akurat, tentu kita harus memiliki data yang bagus untuk kita olah dan analisa untuk pengambilan keputusan di internal Polri di seluruh Indonesia," ujar Kepala Korps Lalu Lintas Polri, Irjen Pol Pudji Hartanto dalam peluncuran program IRSMS di Korlantas Polri, Jalan MT Haryono, Cawang, Jaktim, Rabu (2/10/2013).
Program dengan basis web tersebut saat ini sudah diluncurkan dan telah digunakan di Polda Metro Jaya serta Polda Jawa Tengah sebagai tempat percontohan (field project). Di dalam program ini, petugas dapat mengidentifikasi penyebab kecelakaan, identifikasi blackspot (lokasi rawan kecelakaan) dan penyelidikan kasus lalu lintas secara mendetail dan akurat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan program ini, menurut Pudji, selain membantu petugas di lapangan, juga memberikan gambaran rinci mengenai analisa tingkat kecelakaan yang dapat diakses oleh siapa saja,
"Program ini berkaitan dan terintegrasi. Tapi untuk pemangku kepentingan yang lain (PU, Kemenhub, Bappenas) untuk saling mengisi informasi. Masyarakat sendiri tentunya sudah web base, ini juga nantinya bisa diakses masyarakat," kata Pudji.
Nantinya, petugas lapangan akan dilengkapi peralatan berupa perangkat tablet yang telah dilengkapi program IRSMS di dalamnya. Disana, petugas akan menginput keseluruhan data kecelakaan yang hasilnya akan langsung dikirimkan ke admin yang ada di Mabes Polri.
"Program ini merupakan yang paling mutakhir di dunia. Petugas di lapangan nantinya akan dilengkapi tablet untuk meng-in-out data. Nanti masyarakat juga akan diberikan akses ke situs korlantas.info. Jadi lebih paperless," ungkap Pudji.
(gah/syu)












































Komentar Terbanyak
Heboh Pajak Mobil-motor di Jateng Tiba-tiba Naik Drastis, Begini Penjelasannya
Bikin Pajak Mobil-motor di Jateng Mahal, Segini Tarif Opsen PKB
Penjualan Mobil di Indonesia Nyaris Disalip Malaysia, Menperin: Ini Alarm!