Martin Jetpack ini dikembangkan oleh Martin Aircraft Company di Selandia Baru. Tampangnya banyak berubah dibanding versi purwarupanya yang dahulu pernah diperlihatkan.
Kini, Jetpack yang memiliki desain seperti di film-film fiksi tersebut akan mulai dijual. Awal-awal Jetpack ini akan dijual pada tim SAR, pemadam kebakaran atau polisi untuk membantu tugas mereka. Penjualan ritel pada individu-individu yang menginginkannya akan pula segera dilakukan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Awalnya dia membuatnya di di garasi rumah pada malam hari. Kini setelah dikembangkan selama 30 tahun, versi produksinya telah disiapkan.
Dengan Jetpack ini penggunanya bisa terbang seperti di film fiksi dengan kecepatan udara maksimum 74 km/jam. Dengan tangki bahan bakar diisi penuh, kendaraan unik ini bisa digunakan untuk terbang hingga ketinggian 900 meter selama 30 menit untuk melakukan perjalanan sekitar 30 km. Ada beberapa sistem keamanan di kendaraan ini seperti parasut.
Mesinnya merupakan mesin V4 berkapasitas 2.0 liter bertenaga 200 hp yang telah dimodifikasi agar menjadi lebih ringan dilansir gizmag, Selasa (1/10/2013).
Untuk permulaan, kendaraan unik ini dilepas dengan harga US$ 150-200 ribu atau sekitar Rp 1,7 sampai 2,3 miliar. Namun setelah berjalannya waktu, Martin ingin agar kendaraannya ini bisa dijual di angka US$ 100.000 diluar biaya pengiriman, bea tambahan dan pajak atau sekitar Rp 1,1 miliar saja.
(syu/ikh)













































Komentar Terbanyak
Mobil Listrik China Murah-murah, Kok Suzuki Pede Jual e Vitara Rp 755 Juta?
Heboh Pajak Mobil-motor di Jateng Tiba-tiba Naik Drastis, Begini Penjelasannya
Bikin Pajak Mobil-motor di Jateng Mahal, Segini Tarif Opsen PKB