Di tengah kekerasan yang terus terjadi di negeri yang berada di utara Afrika itu, produsen mobil besar seperti General Motors, Suzuki Corp dan Toyota Motor Corp harus menutup sementara operasi mereka.
Raksasa otomotif AS General Motors, menurut AFP, mengatakan kalau mereka telah menutup kantor di Kairo dan berhenti produksi akibat kerusuhan di Mesir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami membuat keputusan untuk menutup kantor Kairo dan operasi produksi berhenti di pabrik kami, keselamatan dan keamanan karyawan kami adalah sangat penting bagi kami. Kami akan terus memantau situasi dengan cermat," kata juru bicara GM dalam sebuah pernyataan.
Di Mesir, GM memproduksi truk ringan, mobil penumpang dan minibus serta mempekerjakan lebih dari 14.000 orang Mesir. Sementara Toyota menghentikan produksi Fortuner.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Heboh Pajak Mobil-motor di Jateng Tiba-tiba Naik Drastis, Begini Penjelasannya
Bikin Pajak Mobil-motor di Jateng Mahal, Segini Tarif Opsen PKB
Penjualan Mobil di Indonesia Nyaris Disalip Malaysia, Menperin: Ini Alarm!