Teknologi penyulap limbah sampah plastik menjadi bahan bakar minyak (BBM) yang banyak beredar di internet menarik perhatian berbagai pihak untuk menjajalnya.
Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, mencoba menerapkan teknologi tersebut untuk kepentingan pemenuhan kebutuhan solar mesin pembuat pupuk kompos.
Rencananya bank sampah plastik akan dibangun di setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, agar sampah plastik nanti tak merusak lingkungan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ke depan kita akan membuat bank sampah, supaya sampah plastik di kantor-kantor bisa kita daur ulang jadi BBM," jelas Nurul Azizah saat dikonfirmasi detikcom, Kamis (2/5/2013).
Berbekal keuletan dan kerja keras, dan mencari inovasi dan referensi di beberapa tempat dan internet, akhirnya tiga orang pasukan kuning dilibatkan untuk mengolah sampah plastik yang selalu menumpuk di tempat pembuangan akhir (TPA).
Dengan menggunakan alat serta proses yang cukup sederhana, sampah-sampah plastik yang didapat dari TPA dikumpulkan untuk kemudian diproses sesuai dengan petunjuk tata cara yang didapat dari internet.
Peralatan pun dibuat sedemikian rupa agat percobaan yang ditempuhnya membuahkan hasil. Dalam uji coba yang dilakukan para pasukan kuning ini selama tiga hari tersebut, untuk 10 kilogram sampah plastik bisa menghasilkan 5 liter solar, 1,5 liter bensin serta 1,5 liter minyak tanah.
Hasil dari pengolahan ini ternyata bisa digunakan untuk bahan bakar penggerak mesin pembuat pupuk kompos di lokasi tempat penimbunan akhir sampah (TPA) Desa Banjarsari Kecamatan Trucuk.
(gik/ddn)












































Komentar Terbanyak
Viral Istri Ketinggalan di Rest Area saat Mudik, Diantar Polisi Naik Moge
Asosiasi Ungkap Biang Kerok 'Krisis Ojol' di Jakarta: Biaya Aplikasi Dipotong Gede!
Provinsi Ini Bolehkan ASN Mudik Pakai Mobil Dinas, Asalkan Bukan buat Pamer