Menanggapi hal itu Presiden Forum Komunikasi Klub dan Komunitas Otomotif (FK30) Amroe Wahyudi menuturkan penerapan sistem ganjil-genap yang akan diberlakukan di sejumlah titik di Jakarta untuk jangka waktu panjang tidak akan efektif dikarenakan disejumlah negara berkembang lainnya juga demikian.
"Penerapan ganjil-genap untuk jangka waktu pendek mungkin akan efektif tapi jika diberlakukan dalam jangka waktu panjang saya rasa tidak akan efektif," tutur Amroe saat ditemui di Jakarta, Selasa (2/4/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dari segi pemantauannya juga harus melibatkan sumber daya manusia dari pihak kepolisian lebih banyak. Belum lagi nanti banyak kecurangan-kecurangan. Jadi ganjil-genap itu belum tentu bisa mengatasi kemacetan di Jakarta," timpalnya.
Belum lagi, lanjut Amroe kecurangan-kecurangan dipihak lain pasti ada. Sebab orang Indonesia itu banyak yang lebih jeli dan teliti sehingga apa saja bisa dilakukan oleh orang Indonesia.
"Contohnya pada three in one, penerapan itu saja sudah banyak sekali kecurangan-kecurangan yang terjadi. Banyak joki dan lain sebagainya, tidak menutup kemungkinan juga jika penerapan ganjil-genap dilakukan," tuntasnya.
(ady/syu)












































Komentar Terbanyak
2 Pabrik Otomotif Jepang di RI Cabut ke Vietnam, Ribuan Pegawai Kena PHK
2 Pabrik Otomotif Jepang di RI Mau Cabut ke Vietnam, Ini Alasannya
Indonesia Ditinggal Kabur Pabrik Otomotif, Pemerintah Harus Ambil Sikap!