Penyebabnya adalah penduduk Jakarta dan sekitarnya tidak akan menggunakan kendaraan pribadi di hari kerja, melainkan pada hari Sabtu dan Minggu ketika jalan bersama keluarga.
Hal demikian ditegaskan Ketua I Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Jongkie D. Sugiarto kepada detikOto ketika menanggapi rencana pembangunan monorel dan MRT di Jakarta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya kondisi ini dipastikan tidak bisa dihindari karena memang iklim masyarakat Indonesia seperti itu yang senantiasa jalan bersama keluarga.
"Di hari kerja memang tidak, dan orang akan pakai tranportasi massal, tapi di Sabtu dan Minggu yang akal terjadi kemacetan," ucapnya.
Pemerintah Jakarta sudah menegaskan dalam waktu dekat pembangunan MRT dan Monorail bakal dilakukan akhir bulan ini. Jika tidak ada halangan dan sesuai sistem, pengerjaan moda transportasi massal tersebut rampung dalam 3-4 tahun mendatang.
Angkutan jenis tersebut sudah banyak dinanti-nanti masyarakat Jakarta dan sekitarnya dengan alasan jenuh dengan kemacetan di kota Jakarta. Selain menyebabkan stres, kemacetan sangat merugikan pemerintah ketika menemukan fakta melonjaknya pemakaian BBM di Jakarta.
(ikh/ddn)












































Komentar Terbanyak
Di RI Banyak Merek Motor Listrik, Kenapa Harus Emmo Rp 50 Jutaan buat MBG?
Bengkel Belum Ada, Kok BGN Nekat Beli 25 Ribu Unit Motor MBG?
Diborong Proyek MBG, Desain Motor Listrik Emmo Baru Didaftarkan Akhir Tahun Lalu