Penjualan Mobil Honda di Daerah Turun 30 Persen

Penjualan Mobil Honda di Daerah Turun 30 Persen

- detikOto
Kamis, 16 Jun 2011 12:15 WIB
Penjualan Mobil Honda di Daerah Turun 30 Persen
Jakarta - Akibat kenaikan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) di masing-masing daerah membuat produsen mobil di Indonesia kehilangan pasar.

Salah satunya Honda. Akibatnya penjualan mobil Honda turun hingga 30 persen di Jawa Timur.

Tren negatif penjualan mobil Honda di Surabaya lebih buruk daripada penjualan mobil di Medan, Sumatera Utara. Seperti diketahui pajak BBN-KB di Surabaya naik 10-15 persen.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"BBN Surabaya, Medan sudah naik. Tapi pengaruh paling besar Surabaya. Pasar mobil Honda di Surabaya turun sampai 30 persen," kata Direktur Pemasaran dan Layanan Purna Jual PT Honda Prospect Motor (HPM), Jonfis Fandy di Jakarta.

Menurutnya data tersebut didapat sejak kenaikan BBN-KB beberapa bulan lalu. Saat ini Honda sedang mengambil langkah solusinya.

"Kita sedang mencari cara untuk mengantisipasi kejadian itu," ucapnya.

Namun seperti yang dijelaskan Jonfis kejadian tersebut sifatnya hanya sementara. Dalam beberapa bulan ke depan, konsumen akan terbiasa dan penjualan mobil Honda di Surabaya akan mengalami pertumbuhan cukup bagus.

Sementara penjualan mobil di Jakarta mengalami tren positif. Penjualan mobil Honda di Jakarta mengalami kenaikan hingga 20 persen. Soalnya lanjut Jonfis daya beli konsumen Jakarta tidak terpengaruh pajak BBN-KB.

"Di Jakarta malah naik sekitar 20 persen," imbuhnya.

(ddn/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads