Seharusnya pemerintahan Indonesia juga bisa meniru China, dimana kendaraan dinas hanya dipergunakan untuk berkerja saja. Karena hal ini juga bisa membangun budaya antikorupsi.
"Memang ini tidak ada aturannya, tetapi ini sebuah etika yang baik. Dan sebenarnya ini lebih mengarah ke korupsi kecil-kecilan dimana para pejabat itu menggunakan fasilitasnya diluar jam kerja mereka, tentu dengan bahan bakar dari pemerintah juga," ujar pengamat kebijakan publik Andrinov Chaniago kepada detikOto.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Namun ini tergantung kepada pemimpin kita, adakah keberanian untuk melaksanakan kebijakan ini. Dimana sang pemimpinnya juga tidak akan menggunakan kendaraan dinasnya untuk keperluan pribadi," tutup Adrinof.
Pemerintah China sebelumnya mengumumkan untuk melakukan inventarisasi penggunaan mobil dinas. Pejabat dilarang menggunakan mobil dinas untuk pribadi, dan jika mobil dinas itu masih layak dipakai, maka tidak perlu mengganti dengan yang baru.
(ddn/ddn)










































