BMW Kucurkan Dana Rp 100 Miliar di Indonesia

BMW Kucurkan Dana Rp 100 Miliar di Indonesia

- detikOto
Selasa, 31 Mei 2011 15:47 WIB
BMW Kucurkan Dana Rp 100 Miliar di Indonesia
Jakarta - Pasar mobil Indonesia yang terus berkembang membuat pasar mobil Indonesia dipandang seksi oleh banyak kalangan, tidak terkecuali BMW Group. Karena itulah BMW Group tidak segan mengucurkan dana investasi hingga Rp 100 miliar dalam dua tahun ke depan.

Hal tersebut diumumkan langsung oleh Vice President BMW Group, Graeme Grieve di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, Selasa (31/5/2011).

"Perkembangan yang menggembirakan ini, ditambah dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang dinamis serta masa depan yang menjanjikan, telah mendorong kami untuk meningkatkan investasi di Indonesia sebesar Rp 100 miliar," ucapnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Investasi oleh BMW Group beserta mitranya, mencakup 2 bidang. BMW akan meningkatkan kapasitas produksi dan menambah jumlah model yang akan dirakit di Indonesia.

Saat ini BMW memproduksi sedan BMW Seri 3 di pusat perakitan di Sunter, Jakarta Utara.

Dan dengan dana investasi tadi, BMW pun mulai bulan September 2011 ini hingga Maret 2012, secara bertahap akan menambah model baru untuk diproduksi di sini.

"Pada saat yang sama kami juga akan menambah tenaga kerja serta kapasitas produksi harian hingga dua kali lipat," cetusnya.
Β 
Selain itu, fasilitas perakitan mobil BMW di Jakarta tersebut juga akan dimoderenisasi dengan perlengkapan dan peralatan baru untuk mendukung produksi model baru yang ingin BMW pasarkan di Indonesia.

"Proses produksi ini akan berlanjut di pabrik milik Gaya Motor, anak perusahaan mitra lama kami PT Astra International. Kami telah menjalin kemitraan yang sukses dengan Astra dalam kegiatan produksi sejak tahun 1993 dan kami menyambut kelanjutan kerjasama kemitraan ini," beber Grieve.

"Hal lain yang ingin kami sampaikan pada kesempatan ini, rasanya bukan lagi menjadi rahasia, karena anda dapat melihat model yang dipamerkan disini. Kami akan secara resmi memasarkan model-model MINI pada penghujung tahun 2011 saat showroom MINI resmi di buka," tandasnya.

Sementara itu Ramesh Divyanathan yang merupakan Presiden Direktur BMW Indonesia pun menyambut baik langkah prinsipalnya dari Jerman.

Sebab pada tahun 2009 dan 2010, dan juga pada tahun yang sedang berjalan, merupakan saat-saat BMW Indonesia menuai sukses.

"Pada tahun 2009, penjualan kami tumbuh 25 persen dari 2008. Penjualan terus tumbuh pada 2010 sebesar 38 persen di atas tahun 2009. Dan dalam empat bulan pertama 2011, penjualan kami kembali naik 33 persen," ujar Ramesh.

"Sukses yang berkelanjutan di pasar tersebut berkat inisiatif kami dalam memperkenalkan produk baru serta berbagai kegiatan marketing. Seperti hadirin ketahui, pada tahun lalu kami baru saja meluncurkan 10 model baru. Tahun kemarin pula kami kembali hadir di Indonesia International Motor Show setelah absen beberapa waktu," pungkasnya.

(syu/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads