Black box ini seperti detikOto Daily Mail, Kamis (26/5/2011) akan digunakan untuk memonitor kebiasaan mengemudi pengendara dan untuk merekonstruksi kecelakaan bila hal naas itu terjadi.
Dengan begitu, bila terjadi kecelakaan kelak, pemerintah akan dapat meneliti penyebab kecelakaan, terutama apa yang terjadi dan dilakukan pengendara sesaat sebelum kecelakaan terjadi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Event Data Recorders alias Black Box untuk mobil (GM)

Selain itu, data yang tersimpan di black box yang aslinya disebut Event Data Recorders (EDRs) ini juga dapat digunakan oleh pihak asuransi untuk mencari tahu penyebab kecelakaan.
Saat ini, produsen mobil General Motors dilaporkan sudah mengembangkan teknologi penyimpan data seperti ini. Teknologi milik GM tersebut dikatakan dapat memantau kebiasaan mengemudi mulai dari apakah si pengendara menyalakan lampu sein ketika berbelok hingga apakah si pengendara selalu menggunakan sabuk pengaman atau tidak.
Teknologi ini pun juga dapat dikembangkan untuk mengetahui aktivitas pengendara apakah menggunakan ponsel ketika berkendara atau tidak. Sebab waktu kecelakaan nantinya bisa disinkronisasi dengan catatan waktu penggunaan ponsel.
Simak pula artikel soal black box lainnya di sini!
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Awas Kaget! Segini Pajak BYD Atto 1 Bila Tak Lagi Dapat Insentif
Naik Gila-gilaan! Intip Perbandingan Harga BBM RON 98 di RI Vs Negara ASEAN
Nasib! Harga BBM Naik, Mobil Listrik Malah Nggak Gratis Pajak Lagi