Volkswagen Siap Perang di Segmen Mobil Hybrid

Volkswagen Siap Perang di Segmen Mobil Hybrid

- detikOto
Rabu, 11 Mei 2011 11:08 WIB
Volkswagen Siap Perang di Segmen Mobil Hybrid
Wolfsburg - Pasar mobil bermesin dua alias hybrid kini memang dikuasai oleh pabrikan Jepang, Toyota, namun beberapa tahun lagi, Volkswagen berjanji tidak akan memberikan mahkota itu pada Toyota.

Chairman Volkswagen Martin Winterkorn mengatakan bahwa mulai 2013-2014 mendatang mereka akan mulai masuk ke pasar hybrid yang memiliki volume besar.

Kemungkinan besar Volkswagen akan mengambil model Mk7 Golf untuk dijadikan mobil hybrid dan akan membuatkan generasi baru dengan sistem hybrid bagi A3 yang diambil dari platform baru VW berkode MQB.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Selama jangka menengah, plug-in hybrid menawarkan potensi besar karena menggabungkan yang terbaik dari dua dunia dalam satu kendaraan," kata Winterkorn seperti detikOto kutip dari Autocar, Rabu (11/4/2011).

"Plug-in hybrid menawarkan persis sebanyak yang pelanggan harapkan: kinerja mesin bakar internal yang yang tidak terbatas dikombinasikan dengan mobilitas listrik untuk berkendara sehari-hari," tambahnya.

Kabar ini juga menegaskan kalau VW kemungkinan belum akan main di kelas mobil listrik. Plug-in Hybrid menurut pabrikan Jerman ini dirasa lebih besar potensinya mengingat bisa menghasilkan efisiensi bahan bakar dan ramah lingkungan tanpa mengorbankan kepraktisan mengingat belum banyak fasilitas pengisian listrik di dunia.

Selain itu plug-in hybrid juga lebih bisa diandalkan bila sedang melakukan perjalanan jauh karena bila baterai habis kendaraan bisa mengandalkan kembali mesin konvensional yang digendongnya tanpa perlu menghentikan perjalanan.

Model hybrid dari Golf sendiri kemungkinan akan memiliki tingkat efisiensi yang sangat tinggi yakni mencapai 100 mpg atau sekitar 1:42,5 kpl.

Namun masalahnya, Toyota sepertinya juga sudah siap dengan serangan dari VW ini. Sebab Toyota juga sudah mengumumkan akan melalukan peningkatan kemampuan mobil hybrid seperti Prius hingga bisa mencapai efisiensi 1:60 kpl.

(syu/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads