Badan Keselamatan Lalu Lintas dan Jalan Raya Amerika atau National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) seperti detikOto kutip dari Detroit News, Senin (2/5/2011) menjelaskan kalau pihaknya saat ini sedang melakukan investigasi karena banyak keluhan headlight tidak bisa bekerja.
Investigasi tersebut akan mempengaruhi 288.000 mobil Honda CR-V buatan tahun 2002 sampai 2004 setelah 12 keluhan yang mengeluhkan bagian ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun begitu, produsen mobil asal Jepang tersebut belum mau berkomentar mengenai investigasi yang dilakukan NHTSA tersebut.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
2 Pabrik Otomotif Jepang di RI Cabut ke Vietnam, Ribuan Pegawai Kena PHK
2 Pabrik Otomotif Jepang di RI Mau Cabut ke Vietnam, Ini Alasannya
Indonesia Ditinggal Kabur Pabrik Otomotif, Pemerintah Harus Ambil Sikap!