Dalam pernyataan resmi Honda Motor Co yang diterima detikOto, Selasa (26/4/2011) kenyataan tersebut karena pasokan suku cadang masih belum stabil. Hingga kini Honda masih terus memaksimalkan pabriknya di Jepang secara bertahap hingga akhir 2011.
Seperti yang dilaporkan, Honda telah mengerahkan segala kemampuan perusahaan untuk menuju normalisasi produk dalam waktu singkat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terkait bencana tersebut, salah satu anak usaha Honda Motor Co di Filipina terpaksa harus mengurangi volume produksi hingga 50 persen karena kekurangan suku cadang.
Produksi Honda di Jepang pada Maret 2011 tercatat sebanyak 34.754 unit. Angka itu merosot sebanyak 62,9 persen. Penurunan produksi juga terjadi di pabrik Honda yang berada di luar Jepang. Salah satunya Indonesia.
Akibatnya Honda pun mengalami kerugian. Secara total penurunan produksi pabrik Honda baik yang berada di Asia, Amerika, dan Eropa mencapai 19,2 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.
(ikh/ddn)












































Komentar Terbanyak
Dadan soal Motor MBG: Dulu Klaim di Bawah Harga, Ternyata Di-markup
Ini Gudang Motor Listrik MBG yang Dipesan Dadan Hindayana
Penjelasan Pertamina soal Harga Pertamax Tiba-tiba Naik 10 Juni