Produsen Ferrari selama ini dikenal sebagai pembuat mobil mewah dan mahal. Namun hal itu ternyata bukan menjadi penghalang, booming ekonomi di beberapa belahan dunia seperti India, Timur Tengah, Amerika Latin dan tentunya China membuat Ferrari yakin akan dilirik oleh para orang kaya baru di kawasan itu.
"Banyak tergantung pada India, Amerika Latin dan China. Pertumbuhan disini sangat potensial," ungkap chairman Ferrari Luca di Montezemolo seperti dilansir majalah Jerman auto motor und sport dan dikutip autonews, Selasa (26/4/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara penjualan Ferrari di China tahun ini diperkirakan akan mengalami pertumbuhan dari 300 unit tahun lalu menjadi 500 unit tahun ini. Angka penjualan minimal 8.000 unit pertahun itu ditargetkan dapat tercapai dalam 8 tahun ini.
"China akan menjadi pasar ketiga terbesar kami setelah Amerika dan Jerman di akhir 2011," pungkasnya.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Viral Istri Ketinggalan di Rest Area saat Mudik, Diantar Polisi Naik Moge
Asosiasi Ungkap Biang Kerok 'Krisis Ojol' di Jakarta: Biaya Aplikasi Dipotong Gede!
Sindir Mobil Gubernur Rp 8 M, Prabowo: Mobil Presiden Saja Rp 700 Juta