Indikator Bensin Ngaco Livina Biasanya Pengguna BBM Premium

Indikator Bensin Ngaco Livina Biasanya Pengguna BBM Premium

- detikOto
Senin, 18 Apr 2011 16:17 WIB
Indikator Bensin Ngaco Livina Biasanya Pengguna BBM Premium
Jakarta - Indikator bensin ngaco pada Nissan Livina yang pernah terjadi di Indonesia sebagian besar menimpa pada Nissan Livina yang menggunakan bahan bakar Premium.

Seorang pengguna Nissan Livina sekaligus anggota Nissan Livina Club, Sijanto menjelaskan kalau masalah indikator bensin Livina merupakan kasus lama. Dia pun pernah mengalaminya.

"Ini kasus lama. Dulu sering banget terjadi, biasanya yang mengalami Livina tahun 2008-2009 ke bawah," jelasnya kepada detikOto, Senin (18/4/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lebih lanjut Sijanto mengatakan kalau dalam komunitas Nissan Livina hal itu dahulu merupakan masalah yang sering kali dihadapi. Bukan apa-apa, dari hampir 1.800an anggota Nissan Livina Club yang saat ini bergabung, Sijanto mengatakan pengguna Livina produksi tahun 2009 kebawah berjumlah sekitar 1.000an anggota.

"Saya juga pernah. Saya punya Nissan Livina 2007, tahun 2008 saya ganti indikator. Untungnya sampai sekarang tidak masalah lagi. Tapi ada teman yang sampai ganti 2-3 kali, ada juga yang tidak pernah ganti sama sekali," bebernya.

"Kebanyakan yang mengalami kerusakan indikator biasanya yang pakai Premium. Kayak saya yang dari awal sudah pakai Premium, dan rata-rata teman yang punya masalah sama juga pakai Premium. Yang pakai Pertamax jarang yang kena. Ya mungkin karena mobil ini settingannya pakai settingan BBM luar, jadi pas dikasih BBM kualitas Premium ngambek," tandasnya.

"Lagi pula memang sudah dari awal diberi tahu kalau Livina itu harus pakai oktan tinggi. Di buku panduan tertulis Livina harus pakai bensin minimal RON 91, jadi itu memang risiko," pungkasnya.

Namun begitu, dirinya maupun anggota komunitas lain yang mengalami masalah dengan indikator yang sering ngaco ini tidak menemui hambatan ketika mengeluh ke bengkel Nissan.

"Tidak ada masalah kok pas complain ke bengkel. Mereka welcome dan biasanya mau menggantinya," pungkas Sijanto.

(syu/ddn)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads