Produsen Mobil Kekurangan Cat

Produsen Mobil Kekurangan Cat

- detikOto
Senin, 28 Mar 2011 14:13 WIB
Produsen Mobil Kekurangan Cat
Tokyo - Selain sensor elektronik penghitung aliran udara mesin, pabrikan otomotif juga dilanda kekurangan cat untuk mobil.

Sebab, spesialis cat mobil metalik di Jepang, Merck harus menutup pabriknya yang terletak di Onahama dekat Fukushima, Jepang. Seperti kita ketahui, radius 30 km dari markas nuklir Fukushima harus dievakuasi agar terhindar dari paparan radioaktif.

Pabrikan cat tersebut biasa memproduksi pigmen cat untuk warna hitam, merah dan warna lainnya yang disebut Xirallic untuk membuat mobil berkilau. Nah pigmen tersebut hanya diproduksi di Onahama tadi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pabrik yang dikelola oleh perusahaan Jerman Merck KGaA itu harus berhenti dan karyawannya dievakuasi.

Seperti dikutip dari Reuters, Senin (28/3/2011) pabrikan mobil yang paling merasakan kekurangan pasokan bahan kimia itu adalah Chrysler Group LLC, Toyota Motor Co, General Motors Co dan Ford Motor Co.

Para pekerja sudah dievakuasi dan pabrik sudah ditutup sejak 11 Maret lalu untuk menghindari jatuh korban. Juru Bicara Merck KGaA Gangolf Schrimpf mengatakan tidak tahu sampai kapan harus menutup pabrik tersebut.

Terkait kejadia itu, produsen mobil seperti Chrysler, Toyota, GM dan Ford mengaku hanya mengandalkan stok cat hasil perusahaan Jerman untuk sementara ini. Produsen ragu jika pabrikan cat tersebut tidak beroperasi secepat mungkin maka akan mengganggu kegiatan produksi mobil.

Chrysler meminta diler-dilernya untuk menyetop pemesanan mobil yang memiliki 10 warna dengan Xirallic termasuk hitam dan merah.

Ford juga mengurangi produksi mobil dengan warna tuxedo black dan 3 variasi mobil berwarna merah. Kini Ford tengah mencari material lain yang bisa berkilau seperti Xirallic.

Sementara pabrikan mobil Toyota mengaku memang menggunakan pigmen cat itu namun tidak menyetop pemesanan mobil.

(ddn/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads