Akibat Tsunami, Toyota Tunda Peluncuran Model Prius Terbaru

Akibat Tsunami, Toyota Tunda Peluncuran Model Prius Terbaru

- detikOto
Rabu, 23 Mar 2011 16:42 WIB
Akibat Tsunami, Toyota Tunda Peluncuran Model Prius Terbaru
Tokyo - Gempa dan tsunami lagi-lagi membuat kelahiran mobil baru tertunda. Setelah sebelumnya Honda menunda kelahiran Jazz bertubuh bongsor bernama Fit Shuttle, kini giliran Toyota yang menunda peluncuran dua mobil barunya sekaligus.

Toyota Motor Corp hari ini mengatakan akan menunda peluncuran dua model terbaru Prius yakni sebuah Prius bermodel wagon dan satu buah Prius berdesain minivan.

Kedua produk ini awalnya akan diluncurkan pada akhir April tapi karena gempa dan tsunami membuat produksi mobil terganggu, Toyota pun akhirnya memutuskan untuk menunda peluncuran keluarga baru Prius itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Gempa dan tsunami sendiri telah membuat Toyota rugi Rp 1,3 triliun perharinya akibat produksi mobil yang tersendat. Hingga kini, Toyota diperkirakan telah melewatkan kesempatan untuk memproduksi 140 ribu unit mobil.

"Kami masih belum tahu sepenuhnya apa yang bisa dilakukan untuk mengganti bagian yang terkena," kata juru bicara Honda Motor Co Natsuo Asanuma seperti detikOto kutip dari Reuters, Rabu (23/3/2011).

Masalah yang dihadapi oleh pabrik-pabrik oomotif di Jepang saat ini bukan hany karena rusaknya infrastruktur akibat gempa dan tsunami yang beberapa waktu terjadi, namun juga karena Jepang sedang dilanda kekurangan bahan bakar dan listrik secara nasional yang pada akhirnya mengganggu produksi kendaraan di negeri matahari terbit tersebut.
Β 
Pabrik Toyota Masih Tutup

Gempa bumi besar dan diikuti dengan tsunami yang merusak Pantai Timur Laut Jepang membuat pabrik mobil Toyota tidak bisa berkutik. Toyota pun harus menutup 12 pabrik sampai 26 Maret mendatang.

Pihak Toyota juga tidak memutuskan apakah akan mulai produksi mobil kembali setelah 26 Maret.

Produsen mobil terbesar di Jepang itu kini sedang mengalami dilema dan ketakutan terhadap tidak bisanya memenuhi permintaan konsumen dunia.

Setelah bencana data sekitar 45 persen produksi Toyota hilang dimana mobil tersebut siap dieksport ke Amerika Serikat seperti Prius, Corolla, Lexus sampai Scion. Itu belum termasuk suku cadang yang siap dikapalkan.

Sementara, pabrik Toyota di Amerika Utara berjalan dengan lancar, meskipun jam lembur diberlakukan untuk menjaga minimnya pasokan mobil dan spare part dari Jepang.

Salah satu pabrik Toyota yang terkena gempa berkekuatan 8,9 Skala Richter (SR) adalah pabrik mobil Toyota di Miyagi. Beberapa gedung dan jalan di pabrik tersebut rusak parah.

Pabrik Toyota di Miyagi mampu memproduksi mobil mencapai 120.000 unit kendaraan per tahun.

Berbeda dengan Nissan Motor Company (NMC) Jepang yang mulai mengoperasikan beberapa fasilitas produksi. Setidaknya 6 pabrik Nissan dan beberapa fasilitas perakitan lainnya di seluruh Jepang.

Sedangkan produsen motor Suzuki mulai mengoperasikan pabrik di Toyokawa dan Kosai, Sagara serta pabrikan mobil Suzuki di Iwata mulai kemarin.
(syu/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads