Nah bila sebelumnya pemerintah China mengharuskan setiap perusahaan otomotif asing baik itu dari Amerika, Eropa atau pun Asia yang ingin menjual mobilnya di China harus menggandeng perusahaan lokal dalam sebuah joint venture, kini aturan dibuat lebih ketat lagi.
Seperti dilansir Financial Times dan dikutip China Car Times, pemerintah China kini sedang mempersiapkan satu aturan lagi yakni setiap merek mobil yang beroperasi di China harus membuat merek lokal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tahun 2010 saja 18 juta mobil terjual di negeri itu. Melihat keadaan pasar tersebut, setiap merek tentu memiliki asa tinggi dan berharap dapat menaikkan penjualan mereka disana.
Langkah yang dilakukan pemerintah China ini adalah upaya untuk melindungi pasar mereka seraya menekan perusahaan otomotif global untuk berbagi teknologi dengan putra-putra China.
General MOtors yang memiliki merek-merek seperti Chevrolet, Cadillac, Buick dan GMC berhasil dipaksa China untuk membuat merek lokal bernama Baojun. Begitu pula Honda yang mengeluarkan Li Nian.
Dan di masa depan diperkirakan akan banyak lagi mere-merek global yang harus menyerah dan membuat mobil merek lokal untuk masyarakat China.
(syu/ddn)










































