Dalam penelitian terbaru yang dibuat oleh Royal Holloway College, London University terungkap kalau reflek seorang anak tidak bisa memperhitungkan kecepatan lebih dari 20 mil perjam atau 32 km perjam.
Bila orang dewasa cenderung melangkah mundur bila berhadapan dengan mobil yang melaju kencang, beda halnya dengan anak kecil.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut data yang disampaikan oleh Kementrian Transportasi Inggris di tahun 2009 silam ada 1,655 pejalan kaki yang berusia di bawah 15 orang terbunuh atau cedera serius di jalan.
Karena itu ada baiknya bila para pengemudi menurunkan kecepatannya saat berada di wilayah pemukiman atau jalan yang kira-kira memiliki kemungkinan ada anak di pinggir jalan seperti dekat pusat perbelanjaan atau sekolah.
Memang hal ini akan menambah waktu perjalanan, namun selisih waktu perjalanan itu tidaklah signifikan dengan nyawa seorang anak.
"Perjalanan satu mil (1,6 km) meskipun di daerah perumahan yang padat dengan kecepatan 20mph-30mph hanya akan mengurangi waktu perjalanan selama 60 detik. Kami mendorong pengemudi untuk membuang waktu beberapa menit dan menyelamatkan kehidupan seorang anak," ungkap Prof John Wann yang menjadi salah satu peneliti seperti detikOto kutip dari Telegraph, Selasa (22/3/2011).
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Awas Kaget! Segini Pajak BYD Atto 1 Bila Tak Lagi Dapat Insentif
Naik Gila-gilaan! Intip Perbandingan Harga BBM RON 98 di RI Vs Negara ASEAN
Nasib! Harga BBM Naik, Mobil Listrik Malah Nggak Gratis Pajak Lagi