Pabrik Nissan di Jepang Buka Lagi

Pabrik Nissan di Jepang Buka Lagi

- detikOto
Minggu, 20 Mar 2011 20:07 WIB
Pabrik Nissan di Jepang Buka Lagi
Tokyo - Setelah lebih dari seminggu ditutup akibat gempa bumi yang disertai tsunami, perlahan industri otomotif Jepang mulai menggeliat. Nissan pun siap kembali membuka pabrik yang sebelumnya ditutup akibat bencana itu.

Mulai hari Senin (21/3/2011), Nissan Motor Co akan kembali membuka enam pabrik mereka yang berada di Jepang. Untuk langkah awal, Nissan akan memprioritaskan produksi suku cadang untuk mobil-mobil di Jepang dan seluruh dunia.

Setelah itu, pada hari Kamis mendatang, Nissan akan mulai merakit kendaraan di lima dari enam pabrik mereka itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Masalahnya, salah satu pabrik Nissan berada di kota Iwaki di Fukushima, dekat dengan pembangkit listrik tenaga nuklir yang bocor dan menyebabkan radiasi. Pabrik di Iwaki itu memproduksi komponen mesin V6.

Karena itulah, Nissan kini mulai memperketat standar kualitas mereka untuk membebaskan produk-produknya dari bahaya radiasi nuklir.

"Ke depan, kami akan terus menerapkan semua langkah yang layak untuk meyakinkan masyarakat bahwa semua produk dari perusahaan kami tetap dalam standar keselamatan yang berlaku secara global," ungkap Nissan dalam sebuah pernyataan singkat seperti detikOto kutip dari Detroit News, Minggu (20/3/2011).

"Dan sampai kami yakin bahwa setiap risiko kontaminasi benar-benar dihapus," pungkas produsen otomotif Jepang ini.

Sebelumnya pabrik Nissan di Jepang lumpuh akibat bencana gempa disertai tsunami yang melanda negeri matahari terbit itu. Bahkan akibat tsunami yang melanda, 2.300 mobil Nissan yang sudah siap dikirim sampai hanyut terbawa arus tsunami.

Selain Nissan, Toyota juga sudah membuka pabrik yang membuat suku cadang pengganti pada 17 Maret 2011. Namun pabrik yang memproduksi mobil baru tetap ditutup sampai 22 Maret 2011.

Sementara Mitsubishi sudah membuka kembali pabriknya pada 16 Maret kemarin. Tapi Honda, baru berencana membuka pabrik mereka pada tanggal 23 Maret mendatang.
(syu/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads