Mulai hari Senin (21/3/2011), Nissan Motor Co akan kembali membuka enam pabrik mereka yang berada di Jepang. Untuk langkah awal, Nissan akan memprioritaskan produksi suku cadang untuk mobil-mobil di Jepang dan seluruh dunia.
Setelah itu, pada hari Kamis mendatang, Nissan akan mulai merakit kendaraan di lima dari enam pabrik mereka itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karena itulah, Nissan kini mulai memperketat standar kualitas mereka untuk membebaskan produk-produknya dari bahaya radiasi nuklir.
"Ke depan, kami akan terus menerapkan semua langkah yang layak untuk meyakinkan masyarakat bahwa semua produk dari perusahaan kami tetap dalam standar keselamatan yang berlaku secara global," ungkap Nissan dalam sebuah pernyataan singkat seperti detikOto kutip dari Detroit News, Minggu (20/3/2011).
"Dan sampai kami yakin bahwa setiap risiko kontaminasi benar-benar dihapus," pungkas produsen otomotif Jepang ini.
Sebelumnya pabrik Nissan di Jepang lumpuh akibat bencana gempa disertai tsunami yang melanda negeri matahari terbit itu. Bahkan akibat tsunami yang melanda, 2.300 mobil Nissan yang sudah siap dikirim sampai hanyut terbawa arus tsunami.
Selain Nissan, Toyota juga sudah membuka pabrik yang membuat suku cadang pengganti pada 17 Maret 2011. Namun pabrik yang memproduksi mobil baru tetap ditutup sampai 22 Maret 2011.
Sementara Mitsubishi sudah membuka kembali pabriknya pada 16 Maret kemarin. Tapi Honda, baru berencana membuka pabrik mereka pada tanggal 23 Maret mendatang.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih
Pick Up 4x4 India Jadi Kendaraan Operasional: Biaya Perawatan Mahal-Suku Cadang Terbatas