Yang terbaru adalah dari Google. Seperti dilansir Reuters, Jumat (11/3/2011) Google mengumumkan di blognya kalau Google sedang mengintegrasi data stasiun pengisian baterai publik ke dalam Google Maps.
Data itu juga diambil dari data Laboratorium Energi Terbarukan Departemen Energi AS yang sedang membangun stasiun pengisian baterai publik yang disebut GeoEVSE.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Adanya aplikasi-aplikasi ini diharapkan bisa meminimalisir kekurangan mobil listrik yakni soal jarak jelajahnya.
Apalagi di AS hingga akhir 2010, diperkirakan bakal ada 1.800 stasiun pengisian baterai publik, dengan sebagian besar berlokasi di California.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Hitung-hitungan Penghasilan Ojol Usai Tarif Aplikasi Dipangkas
Honda 'Brio Listrik' Resmi Meluncur, Segini Harganya
Masa Keemasan Mobil China Disebut Bakal Berakhir