Mobil mungil yang ramah lingkungan ini diluncurkan di Kosta Rika pada akhir
pekan lalu dan akan menyasar pembeli dari perusahaan dan pemerintahan.
Peluncuran sendiri disaksikan langsung oleh Presiden Kosta Rika.
Pemerintah Kosta Rika sendiri telah tertindak tegas dalam mengambil inisiatif terhadap pemberdayaan lingkungan dan bertujuan untuk mereduksi gas buang CO2 di negara itu hingga sangat rendah di 2021.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk meningkatkan populasi mobil listrik, pemerintah menawarkan pembebasan bea masuk sebagai bagian dari perlakuan istimewa untuk pembeli mobil listrik.
Namun perlakuan istimewa terhadap i-MiEV ini sangat berbeda di Indonesia. Sebab belum ada ketentuan untuk memotong pajak bagi mobil ramah lingkungan.
Karena itu tidak salah bila PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors yang menjadi
distributor mobil Mitsubishi di Indonesia baru berani sebatas wacana untuk
benar-benar mendatangkan produk ini di Indonesia meski sebenarnya i-MiEV telah lulus uji layak jalan dan dua buah i-MiEV contoh telah mendapatkan pelat hitam.
Mobil listrik i-MiEV sendiri merupakan mobil listrik milik Mitsubishi yang sudah dipasarkan ke berbagai negara maju. Mobil ini membutuhkan waktu sekitar 7 jam untuk mengisi tenaga untuk sekali jalan sepanjang 160 km.
Namun, jika menggunakan peralatan pengisian baterai cepat, maka baterai bisa diisi 80 persen dalam waktu 30 menit saja. Mobil non emisi tersebut juga bisa ngebut hingga kecepatan maksimum 140 km/jam.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Sekarang Dijual Rp 16.250/Liter, Ternyata Harga Asli Pertamax Segini
Ada Demo BEM UI di Bundaran HI Hari Ini, Catat Rute Alternatifnya
Harga Asli Pertalite Rp 18.040/Liter Lebih Mahal dari Pertamax, Begini Kata Pertamina