Pabrik Baru Daihatsu Belum Garap Mobil Murah

Pabrik Baru Daihatsu Belum Garap Mobil Murah

- detikOto
Rabu, 23 Feb 2011 14:41 WIB
Pabrik Baru Daihatsu Belum Garap Mobil Murah
Jakarta - Pabrik baru yang akan dibangun PT Astra Daihatsu Motor (ADM) di Karawang belum akan memproduksi mobil murah. Daihatsu masih menunggu arahan dari pemerintah soal regulasi mobil murah.

"Kita masih menunggu instruksi dari pemerintah. Sampai saat ini mereka (pemerintah) belum memberikan instruksi apa jenis mobil murah atau green car," ujar Presiden Direktur PT ADM Sudirman MR di Kantor Kementerian Perindustrian, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (23/2/2011).

Daihatsu seperti yang dikatakan Sudirman belum bisa membicarakan mobil murah saat ini. Sebab, pemerintah hingga kini belum memberikan instruksi apa-apa terkait mobil murah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pabrik baru kita hanya untuk memproduksi mobil Daihatsu. Ini rencana jangka panjang karena semakin meningkatkan pasar Daihatsu di Indonesia," ujarnya.

Namun, Sudirman menuturkan tidak menutup kemungkinan pabrik baru Daihatsu ini akan membuat mobil murah.

"Ini tahap awal dan kita mengikuti perkembang. Kedepannya kita belum tahu," pungkas Sudirman.

Dengan pabrik barunya, Daihatsu menciptakan lapangan kerja baru. Setidaknya 1.400 orang bakal dipekerjakan di pabrik Daihatsu yang terletak di Karawang, Jawa Barat.Β 

Direktur Pemasaran ADM , Amelia Tjandra menuturkan pabrik tersebut untuk memenuhui permintaan pasar domestik dan ekspor.

"Lewat pabrik tersebut kita bisa memenuhi permintaan pasar domestik dan ekspor," tandas Amelia.

Sementara itu Dirjen Industri Unggulan Berbasis Teknologi Tinggi Budi Darmadi meminta Daihatsu untuk mengembangkan pusat Research and Development di Indonesia.

"Ini peluang bisnis di Indonesia dan ini salah satu bukti nyata. Namun, kita himbau Daihatsu membuat R&D di Indonesia," kata Budi.

ADM memang masih memanfaatkan R&D mobil-mobil Daihatsu di Jepang namun lanjut Budi alangkah baik ADM juga membangun pusat R&D di Indonesia. Soalnya seperti yang dijelaskan Budi langkah itu bisa mempercepat pertumbuhan pasar otomotif Indonesia khususnya Daihatsu.

"Sehingga produksi lokal dipercepat karena R&D applied di RI. Dengan itu juga Daihatsu bisa lebih kompetitif di pasar otomotif Indonesia," ucapnya.

(ddn/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads