Seperti dikutip dari TVNZ dan NZHerald, masyarakat Selandia Baru dibikin geger gara-gara pemerintah yang kini dipimpin PM John Key membeli mobil mewah BMW Seri 7 sebanyak 34 unit senilai masing-masing untuk menggantikan mobil lama.
Mobil itu akan dipakai untuk mengantar para menteri dan tamu pemerintah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, Perdana Menteri Selandia Baru, John Key mencoba mengatakan kalau ia
tidak terlibat dalam pembelian ke-34 mobil mewah tersebut.
"Saya tidak bertanggung jawab untuk kontrak itu. Itu kebijakan dari
pemerintah sebelumnya dari Partai Buruh. Itu bukan niat saya," kata Key seperti dilansir stuff.co.nz.
Juru bicara PM John Key menambahkan kontrak penggantian mobil BMW itu sudah sesuai dengan standar dan tidak menyalahi aturan apalagi, kontrak itu ditandatangi oleh pemerintah dulu.
Tapi tetap saja, pembelian mobil mewah itu tetap membuat rakyat Selandia Baru jengkel.
(ddn/ddn)










































