Volvo Mulai Terpengaruh China, Siapkan Mobil Murah

Volvo Mulai Terpengaruh China, Siapkan Mobil Murah

- detikOto
Rabu, 02 Feb 2011 11:21 WIB
Volvo Mulai Terpengaruh China, Siapkan Mobil Murah
Stockholm - Produsen mobil Volvo yang selama ini selalu mengutamakan kemewahan nampaknya mulai terpengaruh oleh sang pemilik yang berasal dari China. Hal itu terlihat dari rencana Volvo yang akan membuat versi murah dari sedan S60.

Mobil Volvo S60 yang akan berharga murah menurut Leftlanenews, akan diberi kode S60 T5, dan akan menjadi adik dari S60 T6 yang ada saat ini. Perbedaan keduanya terlihat mencolok di bagian dapur pacu.

Sebab model tahun 2012 itu mewanarkan jumlah silinder dan tenaga yang dikurangi. Bila di S60 T6 terdapat mesin berkapasitas 2.0 liter dan 1.6 liter yang memiliki enam silinder dan bertenaga hingga 300 horsepower, di S60 T5 mesin itu sedikit diturunkan. Di S60 T5 hanya terdapat mesin 5 silinder dengan tenaga 250 horsepower.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain dapur pacu, sistem penggerak roda kedua sedan ini pun berbeda. Bila di S60 T6 Volvo sudah menyematkan sistem penggerak semua roda (all-wheel drive), di S60 T5 Volvo hanya memberikan sistem penggerak roda depan (front wheel drive) saja.

Namun begitu, berkat pengurangan tenaga ini, S60 T5 ternyata menjadi lebih responsif. Sebab akselerasi dari diam sampai 100 km per jam S60 T5 sanggup dilakukan dalam waktu 6,8 detik saja atau lebih cepat 0,5 detik dari sang kakak.

Tidak hanya itu, konsumsi bahan bakar S60 T5 pun ternyata juga lebih irit dari S60 T6. S60 T5 sanggup 'hanya' mencetak angka konsumsi 1:8,5 liter per kilometer pada perjalanan dalam kota dan 1:12,7 liter per kilometer untuk jalan tol. Sementara S60 T6 hanya sanggup mencetak 1:7,6 liter per kilometer di dalam kota dan 1:11 liter per kilometer di jalan tol.

Padahal untuk urusan harga, perbedaan keduanya cukup lumayan. S60 T5 hanya dijual dengan harga US$ 30.975 atau sekitar Rp 279,7 jutaan lebih murah dari S60 T6 yang dilepas dengan harga US$ 37.700 atau sekitar Rp 340,5 jutaan.

Seperti diketahui saat ini Volvo mayoritas sahamnya dimiliki oleh produsen mobil China Zhejiang Geely. Di tangan Geely, Volva diharapkan dapat mencetak penjualan yang lebih baik dari sekarang.

(ddn/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads