Pemerintah Inggris Dorong Warga Naik Motor untuk Pergi Bekerja

Pemerintah Inggris Dorong Warga Naik Motor untuk Pergi Bekerja

- detikOto
Rabu, 26 Jan 2011 10:50 WIB
Pemerintah Inggris Dorong Warga Naik Motor untuk Pergi Bekerja
Jakarta - Bila pemerintah Indonesia mulai gerah dengan laju pertumbuhan motor, pemerintah Inggris ternyata sebaliknya. Sebab pemerintah Inggris saat ini sedang menggalakkan penggunaan motor untuk pergi kerja atau Wheels 2 Work.

Dengan skema yang diberi-nama Wheels 2 Work (W2W) ini, pemerintah Inggris menyewakan masyarakat Inggris sebuah moped, sebuah sepeda motor kecil mirip motor bebek untuk pergi bekerja. Motor ini juga bisa dicicil.

Namun program ini hanya diberikan kepada warga yang tidak memiliki kendaraan pribadi atau kesulitan mengakses angkutan umum.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tidak tanggung-tanggung pemerintah Inggris ternyata sudah siap mengucurkan dana hingga 560 juta poundsterling atau sekitar Rp 8,1 triliun untuk menyukseskan skema tersebut.

Skenario yang dibuat pemerintah Inggris ini merupakan bagian dari skenario besar untuk membuat masyarakat Inggris meninggalkan mobil dan mulai beralih untuk berjalan kaki, bersepeda atau menggunakan transportasi umum. Tema besar yang dicanangkan untuk itu semua adalah 'Creating Growth, Cutting Carbon'.

Federasi Pengendara Motor Inggris (British Motorcyclists Federation-BMF) pun senang dengan langkah yang diambil pemerintah mereka itu. Karena skema W2W itu menurut mereka sama dengan pengakuan pemerintah terhadap para pengguna motor di sana.

Eksekutif bagian relasi pemerintah di BMF, Chris Hodder mengatakan kalau bekerja dengan menggunakan motor merupakan solusi praktis karena akan membuat pengeluaran jadi rendah.

"Ini merupakan langkah sangat penting bagi pengendara motor sebagai Wheels 2 Work, ini adalah solusi yang murah dibandingkan dengan skema transportasi lain dan menunjukkan keuntungan menggunakan motor di masyarakat luas," ujarnya seperti detikOto kutip dari Motorcycle News, Rabu (26/1/2011).
(ddn/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads